Sebagian besar komputer dari vendor PC datang dengan beberapa pengaturan pabrik yang penting untuk pengoperasian komputer. Ini terutama berlaku untuk laptop, yang biasanya memiliki tombol fungsi khusus dan komputer dengan layar sentuh yang membutuhkan driver khusus agar dapat berfungsi.
Mungkin ada datang suatu waktu ketika komputer Anda perlu untuk melakukan reset.
Ini mungkin karena komputer Anda terkena virus, atau mungkin karena Anda jual komputer Anda dan Anda ingin memastikan informasi pribadi Anda tidak dapat diambil oleh orang lain.
Apapun situasi Anda, panduan ini akan membantu Anda sepenuhnya untuk me-restore komputer Anda ke pengaturan pabrik sebelumnya.
Langkah 1 : Menyimpan File dan Folder
Tergantung pada versi Windows Anda dan sistem recovery vendor komputer Anda, beberapa setting Anda dan file dapat disimpan ketika Anda me-restore komputer Anda ke pengaturan pabrik.
Perlakukan restorasi Anda ke pengaturan pabrik yang sama seperti yang Anda lakukan ketika format ulang dari hard drive anda. Anggap semua data akan hilang dan back up semua informasi penting ke hard drive eksternal.
Langkah 2 : Menjalankan Program Recovery
Ada dua metode umum untuk me-restore istem operasi Anda ke pengaturan pabrik. Salah satunya adalah menginstal ulang sistem operasi melalui repair atau menginstal ulang proses. Dengan Windows ini biasanya membutuhkan akses ke CD instalasi Windows.
Namun, vendor komputer tidak memberikan CD instalasi Windows. Sebaliknya, komputer sudah termasuk dengan sebuah partisi recovery atau recovery disk. . Nama yang paling umum digunakan oleh setiap perusahaan untuk solusi recovery dapat ditemukan di bawah ini. Perhatikan bahwa nama produsen tidak berubah dari waktu ke waktu.
* Acer – Acer eRecovery
* ASUS – ASUS Recovery Partition
* Dell – Dell Factory Image Restore
* Gateway – Gateway Recovery Management
* HP – HP PC System Recovery
* Sony – Sony Vaio Recovery Wizard
Anda dapat menjalankan program recovery dari dalam Windows.
Langkah 3 : Restore Pengaturan Ke Semula
Masing-masing vendor memiliki solusi recovery mereka sendiri, sehingga tidak ada cara untuk memberikan panduan definitif untuk masing-masing dan setiap vendor dalam lingkup artikel ini. Namun, proses restorasi hampir selalu bekerja seperti ini.
* Pertama, Anda akan menjalankan program recovery di Windows. Program ini akan menanyakan apakah Anda benar-benar ingin memulai proses recovery an memperingatkan Anda bahwa data Anda bisa hilang selama proses tersebut.
* Setelah Anda mengkonfirmasi bahwa Anda ingin memulai proses recovery Anda akan melihat layar progress. Komputer mungkin reboot untuk mengakses ini, atau mungkin hanya keluar Windows dan boot langsung ke program restorasi.
* Setelah restorasi menjadi ke pengaturan semula (pengaturan pabrikan) selesai, maka komputer akan reboot dan menjalankan proses setup Windows.
Langkah 4 : Menyelesaikan Restorasi
Idealnya, wizard recovery pabrik benar-benar akan mengembalikan semua yang diperlukan untuk membuat komputer anda berfungsi sepenuhnya. Namun, dalam beberapa situasi Anda mungkin menemukan bahwa beberapa driver tidak terpasang.
Jika Anda mengalami masalah ini, Anda harus men-download driver untuk komputer Anda, yang dapat ditemukan di situs web vendor. Anda bisa memasukkan nomor seri dari komputer Anda untuk mendapatkan driver yang tepat atau anda dapat menemukan model dari komputer Anda sendiri.
Incoming search terms:
- cara mengembalikan windows 7 seperti semula
- cara mengembalikan settingan awal windows 7
- cara mengembalikan windows 7 ke pengaturan awal
- mengembalikan windows 7 seperti semula
- cara mengembalikan laptop ke pengaturan pabrik
- cara mengembalikan pengaturan awal laptop
- cara mengembalikan pengaturan awal windows 7
- cara mengembalikan setting awal windows 7
- cara mengembalikan windows 7 ke settingan awal
- cara mengembalikan laptop ke pengaturan awal
