Peluang Bisnis Internet yang Terbukti Berhasil

Hati hati bakteri disekitar anda

in Uncategorized

Selama kita beraktivitas tanpa disadari ada banyak makluk hidup berkembang biak disekitar kita, kadang ukurannya sangat kecil sampai kasat mata. Makluk hidup ini dapat merupakan bakteri, virus, atau kuman, apa kesamaan dari ketiga makluk tersebut?? Ya tepat sekali kadang tanpa kita sadari ada banyak makluk seperti ini yang dapat menyebabkan penyakit pada kita. Banyak sekali jenis penyakit yang bisa ditularkan baik dari penyakit ringan seperti flu pilek sampai yang berbahaya seperti flu burung, untuk itulah perlu perhatian kita agar penyabaran virus dapat ditahan. Berikut ini tempat yang menjadi sarang bakteri dan virus : 1. Tempat air minum Dari hasil penelitian botol air dari plastik yang digunakan berulang ulang menunjukan tanda positif pertumbuhan bakteri berbahaya, dari pengujian diteliti puluhan sampel botol minum pada anak SD yang dipakai hampir setiap hari, dan ternyata hasilnya pencucian biasa tidak mampu menghilangkan kuman yang berkembang biak. Biasanya dalam botol tersebut mengandung bakteri bakteri yang biasanya menyebabkan ganguan pencernaan jadi bila anak anda sering sakit perut cobalah periksa air minumnya. Tips untuk mencegahnya jika memungkinkan jangan pakai alat minum yang sama setiap hari, bisa terpaksa cuci botol dengan air mendidih setiap 3 hari agar bakteri didalamnya mati. 2. Spons untuk mencuci Hanya butuh seminggu untuk bakteri menjajah spon cuci anda, walaupun sering anda gunakan sabun untuk mencuci bakteri seperti E.coli dan Stapilococus (penyebab ganguan pencernaan) masih akan terus berkembang biak. Penelitan mencegangkan lainnya ternyata wastafel tempat anda mencuci piring 4x lebih kotor dari toilet, penyebabnya adalah sisa sisa makanan saat anda mencuci tidak semuanya hanyut dalam air, bahan yang menumpuk inilah kerajaan besar para bakteri, seperti coli dan salmonella. Tips untuk mencegahannya untuk spons bersihkan spons dari sabun kemudian rendam, setelahnya simpan dalam mikrowave dengan suhu tinggi selama 2 menit, hal ini dapat membunuh sampai 99% bakteri lakukan minimal seminggu sekali, bila dirasa sudah kotor ganti spons biasanya paling lama 1 bulan. Untuk wastafel jagalah kebersihan wastafel mulai dari permukaan luar sampai lubang pembuangan, bersihkan dengan cairan pembersih dan air panas agar hasilnya lebih maksimal. 3. Keset kaki Dari sebuah penelitian mengenai mikrobiologi (makluk hidup yang sangat kecil), ternyata keset serta toilet merupakan tempat terbaik berkembang biak bagi bakteri Sphingomonas dan methylobacterium yaitu bakteri yang dapat menyebabkan gangguan penapasan akut. Oleh karena itu pengunaan keset kaki harus dikontrol sedemikian rupa, lakukan penyempotan cairan antibakteri pada keset setiap hari, bila memungkinkan sering jemur dibawah matahari, dan bila hendak dicuci rendam dulu dengan air panas untuk beberapa lama, lakukan perawatan ini seminggu sekali. 4. Rak sepatu Posisi rak sepatu yang biasanya dipojokan merupakan lahan stategis bagi para bakteri bekerja, ditempat ini sangat sering bisa ditemukan sampah, sisa makanan, bekas bekas hewan sampai manusia. Tempat ini adalah terminal tempat bakteri saling berpindah dari kotoran hewan ke sepatu manusia, dari sisa makanan ke sampah, seperti koloni besar bakteri, tidak heran bila anda sering bersin saat mengambil alas kaki. Tipsnya jangan lupa bersihkan rak anda paling tidak sebulan sekali, biasanya aka nada hal kejutan disetiap inspeksinya. Selain tempatnya isinya juga harus dibersihkan bila jarang dipakai cuci/bersihkan dulu alas kaki anda sebelum disimpan, berikan kapur barus dikolong rak untuk membantu mengusir hewan yang tidak diinginkan, bila ada semprotkan antibakteri. 5. Kantong Belanjaan. Bila masih kosong dan baru kantong ini tentu tidak berbahaya saat anda membawa bahan makan yang beraneka ragam dalam 1 kantong, bakteri yang selalu ada dalam daging mentah bisa menular ke sayuran dan peralatan sekitarnya, lalu kantong tersebut dipakai membawa barang lain ikut terkontaminasi juga, kurang lebih begitulah siklusnya. Oh ya biasaya bakteri yang ada adalah E. coli, salmonella dan listeria, ini merupakan salah satu penyebab ganguan pencenaan dan penapasan. 6. Kendaraan anda Ternyata kemudi mobil sangat mungkin 9 kali banyak mengandung bakteri dari pada toilet hal ini ditemukan dalam jurnal Applied and Environmental Microbiology. Hal ini sangat mungkin disebabkan karena saat mengemudi banyak pengemudi melakukannya sambil makan memegang suatu benda, bersin atau terbawa dari kaca jendela. Selain pada stir ditemukan juga bakteri di bagian pegangan pintu, bawah kursi atau perseneling, atau dashboard. Bakteri yang ditemukan semacam Bacilus cereus, Arthrobacter, Staphylococcus, yang kesemuanya dapat menyebabkan penyakit bagi manusia. Tips pencegehannya bersihkan mobil dengan vacuum cleaner / cairan anti bakteri minimal sebulan sekali. Bersihkan mobil dari sisa makanan atau sampah terutama saat digunakan. Sekian tips dari kami, mungkin bakteri ada dimana mana dan tidak terlihat, tugas kita bukan hanya menjaga diri sendiri tetapi juga orang disekitar kita, karena penyebaran penyakit bukan hanya dari lingkungan tetapi juga dari manusia disekeliling kita. Usahakan anda hidup bersih karena kebersihan adalah sebagian dari iman, semoga anda tetap sehat, salam sehat.

Incoming search terms:

  • stapilococus
  • posisi rak sepatu di dalam rumah
  • apa kesamaan bakteri dan kuman
  • kapur barus di rak sepatu
  • kapur barus di sepatu
  • kapur barus di tempat cuci piring
  • keset kotor
  • mengapa botol minum yang dipakai berulang kali dapat menyebabkan banyak bakteri
  • para bakteri
  • rak buat makan di mobil

Previous post:

Next post: